Presiden: "Pertumbuhan Ekonomi Digital" Saatnya Startup Indonesia Naik ke Pentas Dunia
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menyampaikan bahwa ekonomi digital menciptakan peluang-peluang bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia untuk berkembang, Jumat, (12/04/19) di Jakarta/Foto: kemenkeu

Jakarta, Analisarakyat.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa ekonomi digital menciptakan peluang-peluang bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia untuk berkembang. Hal ini juga terhubung antara ekosistem offline dan ekosistem online. Menurut Presiden, sekarang saatnya start-up Indonesia meningkat ke regional dan pentas dunia seperti yang dilakukan oleh Gojek.

Hal ini disampaikan Presiden dalam acara silaturahmi dengan Mitra Juara Gojek, di Ancol, Jakarta, Kamis (11/4) malam. Presiden memberi apresiasi kepada Gojek yang menurut CB Insight, telah menjadi decacorn yang pertama di Indonesia dengan valuasi lebih dari 10 miliar US Dollar pada Jumat, (12/04) di Jakarta.

“Kita lihat contohnya Gojek, tidak bisa mencapai seperti saat ini tanpa dukungan jutaan mitra UMKM, mitra-mitra baik pengemudi dan jutaan pekerja di belakang produksi usaha kecil, usaha mikro, usaha menengah yang kita miliki,” tutur Presiden seperti dikutip dari situs Sekretariat Kabinet (Setkab).

Contoh yang lain, lanjut Presiden, lebih dari 5.000 warung makan tradisional, warung tegal (warteg) sekarang terhubung melalui platform digital Wahyoo.com untuk memesan bahan baku setiap hari dan mendapatkan pelatihan hingga akses permodalan.

Begitu pula Halosis yang membantu lebih dari 3000 UMKM, usaha mikro, usaha kecil, usaha menengah yang mayoritas ibu rumah tangga yang berjualan online dengan menyediakan asisten virtual yang didukung oleh teknologi digital, teknologi artificial intelligence.

Kepala Negara juga memberikan contoh kerajinan anyaman hasil karya ribuan perempuan di wilayah Indonesia Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dipasarkan melalui Du’Anyam hingga ke Amerika, Denmark, serta Belgia dengan memanfaatkan teknologi web dan mobile.

Ini semua, lanjut Presiden, adalah bukti-bukti bahwa teknologi digital menciptakan banyak manfaat bagi masyarakat luas. Oleh karena itu, Presiden mengingatkan agar jangan terbelenggu oleh teknologi-teknologi lama.

“Wahyoo, Helosis, dan Du’Anyam adalah contoh anak-anak muda yang bekerja keras serta mengkolaborasikan teknologi digital dan kreativitas sehingga menghasilkan valuasi bisnis yang bernilai puluhan miliar rupiah,” tutur Presiden. (nr/ds/kemenkeu)

Posting Komentar

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.