Sekjen Kemenkumham: Pejabat Harus Optimalkan Kemampuan Managerial
Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Bambang Rantam Sariwanto saat membuka Rapat Koordinasi Rencana Kerja dan Anggaran Tahun Anggaran 2020 Kantor Wilayah Kemenkumham Kalimantan Barat melalui sambungan teleconference, Kamis (21/03/2019) siang di lounge lt. 7 Gd. Sekretariat Jenderal/foto: Dudi

Analisarakyat.com, Jakarta - Sebagai pejabat yang memimpin dan menjalankan sebuah roda organisasi, baik pada level rendah maupun tinggi, bertanggung jawab sebagai manager, tentunya pada tingkat yang berbeda-beda.

Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Bambang Rantam Sariwanto, mengatakan kemampuan para pejabat sebagai manager harus dioptimalkan.

“Hari ke hari harus makin ditingkatkan (kemampuan managerial). Sebagai manager harus dapat mengendalikan orang lain untuk mencapai tujuan (organisasi),” ucap Bambang saat membuka Rapat Koordinasi Rencana Kerja dan Anggaran Tahun Anggaran 2020 Kantor Wilayah Kemenkumham Kalimantan Barat melalui sambungan teleconference.

“Ini bukan lagi persoalan teknis, tapi bagaimana dapat memberikan kontribusi kinerja maksimal bagi Kemenkumham,” sambungnya.

Sekjen Kemenkumham: Pejabat Harus Optimalkan Kemampuan Managerial

Menurut Bambang, ada tiga fungsi managerial, yaitu bagaimana seseorang dapat mengarahkan, melaksanakan, dan mengendalikan orang lain. Namun, banyak orang hanya bertumpu pada sisi pelaksanaan.

“Ketiga fungsinya krusial. Ini yang harus dimengerti oleh kita semua. Peran inilah yang harus kita maksimalkan,” jelasnya, Kamis (21/03/2019) siang di lounge lt. 7 Gd. Sekretariat Jenderal.

Selain sebagai seorang manager, pejabat juga dituntut untuk menjadi pengelola anggaran yang baik. Tak hanya sekedar “menghabiskan uang”, namun juga diharapkan dapat memberikan outcome dan impact bagi kinerja organisasi. “Bagaimana (penyerapan) anggaran untuk proses organisasi dapat tetap berjalan, tapi juga memberikan dampak kinerja. Ini yang harus diubah mindset kita,” jelas Bambang.

Sekjen Kemenkumham: Pejabat Harus Optimalkan Kemampuan Managerial

Jika dulu penilaian kinerja hanya terbatas pada soal penyerapan anggaran, lain hanya dengan sekarang. Saat ini, kata Bambang, anggaran yang terserap itu harus dapat memberikan outcome dan impact bagi kinerja organisasi. “Ada aplikasi SMART yang melihat apakah kinerja organisasi dapat memberikan outcome dan impact,” kata Bambang. “Ini yang harus menjadi pemahaman bersama,” tambahnya.

Diakhir sambutannya, Bambang berpesan pada seluruh jajaran untuk lebih memperhatikan tiga hal. Pertama, segera menyusun Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), menjaga suasana tetap kondusif menjelang pemilu, serta melaksanakan tertib perkantoran. “Jaga kebersihan seluruh ruangan. Buat suasana kerja menjadi nyaman,” tutupnya. (Red/Tedy/kemenkumham.go.id)

Posting Komentar

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.