Ketua IPK Batam Laporkan Andi Kusuma ke Polresta Barelang Terkait Kasus Penghinaan
Ketua DPD Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Ikatan Pemuda Karya (IPK) Tingkat II, Kota Batam, Hendrik Rajagukguk, bersama jajarannya saat membuat Laporan Polisi di Polresta Barelang.

Analisarakyat.com, Batam (Kepri) - Ketua DPD Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Ikatan Pemuda Karya (IPK) Tingkat II, Kota Batam, Hendrik Rajagukguk laporkan Ketua IPK Kepri Andi Kusumah ke Polresta Barelang terkait kasus penghinaan melakukan pembunuhan terhadap sekretaris IPK Kepri Almarhum Guntur Siregar. Almarhum Guntur meninggal karena kecelakaan lalu lintas ( laka lantas ).

Hendrik Rajagukguk mengatakan "Kami telah melaporkan beliau ke Polresta Barelang dan sudah menyerahkan persoalan ini ke pihak kepolisian", yang turut serta didampingi jajaran pengurus IPK Kota Batam sambil menunjukan Laporan Polisi ( LP ) ke awak media di Kantor IPK Batam di kawasan Jodoh, Batam, Minggu ( 3/3/2019 ) malam lalu.

Lanjut Hendrik menjelaskan, "bahwa saya telah difitnah melakukan pembunuhan terhadap sekretaris IPK Kepri Almarhum Guntur Siregar. Almarhum Guntur meninggal karena kecelakaan lalu lintas ( laka lantas ). Kasus laka lantas yang merenggut nyawa sekretaris IPK ini sudah ditangani pihak berwajib. Pelaku laka lantas sendiri sudah di amankan oleh kepolisian Polresta Barelang".

Hendrik menambahkan, "dalam hal ini saya telah difitnah oleh Ketua IPK Kepri Andi Kusuma dengan tuduhan keji bahwa saya telah melakukan rekayasa terjadinya kecelakan tersebut".

"Maka dari itu saya selaku ketua DPD Tingkat II IPK Kota Batam telah menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk di tindak lanjuti sesuai hukum yang berlaku. Laporan kami diterima di Polresta Barelang dengan nomor STTLP/204/III/2019/SPKT-Resta Barelang dengan terlapor Andi Kusuma", ucap Hendrik.

Hendrik sangat menyesalkan tuduhan ( Fitnah ) oleh Andi Kusuma tanpa didasari bukti yang otentik terkait meninggalnya Sekretaris IPK Kepri Guntur Siregar. Yang lebih sadis fitnah keji tersebut menurut Hendrik dilontarkan saat menjenguk jenazah almarhum di Rumah Sakit Embung Fatimah Batu Aji.
"Dalam suasana duka dan ada keluarga almarhum Andi Kusuma melontarkan tuduhan tersebut. Seharusnya sebagai ketua IPK Kepri harus bisa melihat situasi, harus profesional dalam menyikapi keadaan. Tidak asal tuduh yang membuat organisasi IPK Kepri dan Kota Batam tercoreng namanya", pungkas Hendrik. (Red)

Posting Komentar

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.