Polresta Barelang Sita 620 Gram Sabu dan Tangkap Pengedar Narkoba
Ilustrasi pengedar narkoba.

Analisarakyat.com, Batam (Kepri) - Mi (26), seorang pengedar narkotika jenis sabu yang kerap beroperasi di Hotel Oasis Jodoh ditangkap Satnarkoba Polresta Barelang di kos-kosannya di kawasan Baloi, Kamis (24/1) siang. Selain menangkap Mi, polisi juga menyita barang bukti 6 bungkus paket sabu seberat 100 gram, dengan berat total 620 gram. Kemudian, 2 unit handphone dan timbangan digital.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Hengki yang didampingi Kasat Narkoba AKP Abdul Rahman mengatakan pengungkapan kasus peredaran narkotika tersebut, berdasarkan informasi dari masyarakat.

"Setelah dikembangkan, Satnarkoba berhasil menangkap seorang pelaku berinisial Mi yang telah ditetapkan sebagai tersangka dan menyita sabu sebagai barang bukti di tempat kos kosannya," sebut Kombes Hengki di Mapolresta Barelang, Senin (28/1) sore.

Setelah dilakukan pemeriksaan, papar Hengki, diketahui barang haram tersebut didatangkan dari Malaysia, yang masuk di Pelabuhan Tikus, Sagulung.

"Sabu ini masuk dari pelabuhan tikus di Sagulung, dibawa oleh seorang warga Negara Malaysia berinisial M. Lalu menyerahkan pada K alias Kakak sebagai perantaranya.Kemudian melalui K, si Mi menerima barang haram untuk diedarkan di Kota Batam," ungkap Kapolresta.

Saat ini, imbuhnya, kedua orang itu (M dan K) masuk dalam Dfatra Pencarian Orang. "Pengakuan tersangka Mi, dia hanya sebagai kurir saja, dengan upah Rp 5 juta. Namun, kita tak mudah percaya karena ditemukan sebuah timbangan digital," ucap Hengki.

Artinya, ucap Hengki, selain sebagai kurir sabu Mi juga diduga sebagai pengedar ke pengedar lainnya di Kota Batam, dengan jumlah ataupun ukuran paket yang lebih kecil. "Atas pengungkapan narkoba ini, polisi sudah berhasil menyelamatkan sebanyak 2500 jiwa, dari dampak peredaran dan penyalahgunaan narkotika," ucap Kapolresta Barelang.

Atas perbuatan tersangka, kata Hengki dijerat dengan Pasal 112, 114, juntho Pasal 127, UU Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika dan penuntasan kejahatan narkotika. "Tersangka Mi terancam hukuman mati, hukuman seumur hidup, ataupun paling tidak 15 tahun penjara," pungkasnya. (***)

Posting Komentar

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.